Jumat, 30 Agustus 2013

Friday's Recommendation [1]




Apa itu Friday's Recommendation?
Ini adalah sebuah meme baru *eh,lebih tepatnya baru muncul kembali setelah berhibernasi :p* yang di-host oleh pemilik blog Ren's Little Corner

Meme ini bertujuan merekomendasikan buku karya penulis luar negeri yang kita anggap bagus tetapi belum diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Tujuannya? tentu supaya ada penerbit indo yang tertarik buat menerjemahkannya :D

***

Nah, pas banget, ada 1 buku yang lagi saya harapin banget supaya diterjemahin, yaituuu :

Rabu, 28 Agustus 2013

Wishful Wednesday [2]


Udah hari rabu, berarti udah saatnya teriakkan wish-mu pada dunia wahai para bookish :D


Jadi, apa wish-mu minggu ini Dian? 

Saya pengen banget baca buku ini : 

Selasa, 27 Agustus 2013

Baca Marathon : Angels and Demons (Dan Brown, 2005) dan The Lost Symbol (Dan Brown, 2009)




The Da Vinci Code benar-benar sukses membuat saya ketagihan membaca karya Dan Brown yang lain. Beruntungnya saya, gak harus ngidam lama2 karena keinginan itu langsung terpenuhi, satu set e-book semua karya Dan Brown mendarat dengan cantik di email hanya berselang 2 hari setelah The Da Vinci Code saya khatamkan. Ah, gak percuma punya senior yang juga menggemari teori konspirasi #eh #semogaseniorsayagakbaca :p

Alhasil, seminggu kemarin saya mulai marathon membacanya. Belum selesai semua sih, cuma berhasil khatam 2 e-book, tapi itupun udah alhamdulillah banget untuk ukuran saya yang agak alergi e-book hehe. Karena udah kadung acak memulai membaca dari buku ke-2 (yaitu The Da Vinci Code), akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan langsung ke buku ke-3 (The Lost Symbol), setelah itu baru saya baca buku pertamanya (Angels and Demons). Hal ini tidak terlalu berpengaruh koq karena masing-masing buku tidak memiliki keterkaitan cerita, meski mengangkat tokoh utama yang sama, Mr. Robert Langdon :D

***

Pas mau nge-review sempet bingung, enaknya review yang mana dulu yak. Setelah saya pertimbangkan dengan seksama, oke, saya putuskan sepertinya lebih enak kalo urutan review mengikuti urutan tahun terbit bukunya saja supaya lebih sistematis ^^. 


Angels and Demons


pic source : goodreads



Ini adalah buku yang mengangkat petualangan pertama Robert Langdon. Seperti yang dikatakan Dan Brown dalam pengantarnya, disinilah ia mulai membentuk karakter tokoh tersebut. Robert Langdon, seorang ahli simbologi dari Universitas Harvard, New York. Menurut saya, Dan Brown cukup berhasil dalam menciptakan tokoh yang satu ini, karakternya cukup kuat.

Selasa, 20 Agustus 2013

The Da Vinci Code (Dan Brown, 2003)




Nagiiih !

Itulah satu kata yang bisa saya berikan untuk novel ini. Setelah selesai membaca The Da Vinci Code, saya benar-benar ketagihan untuk membaca karya Dan Brown yang lain. Memang sangat telat sih, karena kepopuleran Dan Brown sudah muncul sejak tahun 2003 saat The Da Vinci Code terbit. Saya pernah cerita disini, bahwa saya sudah lama memiliki e-book The Da Vinci Code namun tak kunjung berhasil saya selesaikan karena cepet capek kalo baca e-book.

Lalu, belum lama ini saya memutuskan untuk ikut Read Big Reading Challenge yang digagas pemilik blog Craving for Books, dan salah satu buku yang saya targetkan masuk dalam challenge itu ya si seksi The Da Vinci Code ini. Voila, ternyata saya berhasil menyelesaikan membaca versi printed-book nya cuma dalam waktu 1 hari saja *bangga ^o^.

Mungkin sudah banyak yang mengetahui kalau novel yang satu ini tergolong novel yang sangat kontroversial. Bahkan, di cover depan versi bahasa Indonesia terbitan Serambi ditulis sebuah tagline :

Memukau Nalar, Mengguncang Iman.

Nantangin banget ya tagline-nya? Benarkah isinya sungguh-sungguh dahsyat?

Pict Source : Goodreads

Senin, 19 Agustus 2013

Sunset Bersama Rosie (Tere Liye, 2011)




Om Tere harus tanggung jawab !!! 

Lagi-lagi, dia berhasil membuat saya tersedak menahan air mata, bahkan saat saya baru membaca beberapa lembar halaman awal novelnya >,<

Gimana enggak?

00.00.00.

Timer bom itu sempurna menyentuh angka nol.

Dalam gerakan pelan yang menyakitkan, dalam gerakan lambat yang mengiris hati, aku harus menjadi saksi utuh seluruh kejadian itu. Sebelum Rossie terharu menerima tangkai bunga, sebelum Nathan mengacak bangga rambut Sakura dan Jasmine, terdengar dentuman keras !

Saya cukup sering mengatakan bahwa kekuatan tulisan Tere Liye yang paling utama terletak pada kemampuannya menyajikan cerita yang sebenarnya sederhana menjadi begitu emosional. Ia mengekspose setiap detil adegan dengan begitu perlahan, tidak terburu-buru, hingga saya sebagai pembaca selalu terbawa masuk ke dalam emosi para tokohnya. Contohnya? Bisa dilihat pada blurb di atas. Blurb itu menggambarkan terjadinya bom Jimbaran, Bali yang menjadi titik tolak setting cerita novel Sunset bersama Rossie ini. Perlahan dan sangat personal sekali ya rangkaian katanya? :)

Apa? Biasa aja? Gak bikin nyesek, gak bikin terharu baca blurb itu??

Rabu, 14 Agustus 2013

Wishful Wednesday [1]


Ikuut.. Nggak.. Ikuut.. Nggak.. Ikuut..
Aaah, ikut aja deh :D

Apaan sih Dian?

Ini lho, sedang ada perayaan ulang tahun ke-4 blog-nya salah satu member BeBI, Books to Share. Sebagai rasa syukur, Kak Astrid, si empunya blog menggelar Give Away dengan hadiah buku seharga maksimal Rp100k atau US$10, yeeey *langsung membinar-binarkan mata ala Spongebob.

Terus kenapa pake acara galau dulu mau ikutan GA yang ini?


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Boekenliefhebber Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon for Tadpole's Notez Flower Image by Dapino